Rabu, 14 Desember 2016

Sejarah Dan Sintaks Dasar PHP, Kelebihan PHP, dan Tipe Data PHP

Sejarah Dan Sintaks Dasar PHP, Kelebihan PHP, dan Tipe Data PHP - kodephp.id | PHP : Hypertext Preprocessor adalah bahasa pemrograman yang berupa skrip yang dapat disipkan atau ditanamkan ke dalam kode HTML. PHP banyak dipakai untuk membuat program pada sebuah situs web dinamis. PHP juga dapat dipakai untuk membangun sebuah CMS.


Sejarah PHP
Pada awalnya PHP merupakan singkatan dari Personal Home Page (Situs personal). PHP pertama kali dibuat pada tahun 1995 oleh Rasmus Lerdorf. Pada waktu itu PHP masih bernama Form Interpreted (FI), dimana wujudnya masih berupa sekumpulan skrip yang digunakan untuk mengolah data formulir dari web.

Kemudian Rasmus merilis kode sumber PHP tersebut untuk umum, lalu menamakannya dengan sebutan PHP/FI. Dengan perilisan kode sumber ini menjadi sumber terbuka, dan akhirnya banyak programmer yang tertarik untuk ikut mengembangkan PHP.

Pada November 1997, dirilis PHP/FI 2.0. Pada hari ini interpreter PHP sudah diimplementasikan dalam program C. Dalam perilisan ini disertakan juga modul-modul ekstensi yang meningkatkan kemampuan PHP/FI secara signifikan.

Selanjutnya di tahun yang sama sebuah perusahaan bernama Zend menulis ulang interpreter PHP menjadi lebih bersih, lebih cepat dan tentunya menjadi lebih baik. Lalu pada Juni 1998, Zend merilis interpreter baru untuk PHP dan memberikan nama menjadi PHP 3.0 dan akhirnya singkatan PHP pun diubah menjadi akronim berulang PHP: Hypertext Preprocessing.

Kemudian pada pertengahan tahun 1999, Zend kembali merilis interpreter PHP baru yang dikenal dengan sebutan PHP 4.0. PHP 4.0 dan merupakan versi PHP yang paling banyak dipakai pada awal abad ke-21. Versi ini kemudian dipakai oleh kebanyakan orang, dikarenakan kemampuannya untuk membangun sebuah aplikasi web kompleks, namun tetap memiliki kecepatan dan stabilitas yang tinggi.

Hingga pada Juni 2004, Zend kembali merilis PHP 5.0. Dimana versi ini mengalami perubahan besar pada inti dari interpreter PHP. Versi ini telah memasukkan sebuah model pemrograman yang berorientasi objek ke dalam bahasa pemrograman PHP yang bertujuan menjawab perkembangan bahasa pemrograman ke arah paradigma berorientasi objek.

Dan versi terbaru dari bahasa pemograman PHP adalah versi 5.6.4 yang resmi dirilis pada tanggal 18 Desember 2014.

Sintaksis Dasar

Pembatas
PHP hanya mengeksekusi kode yang ditulis dalam pembatas yang mana telah ditentukan oleh dasar sintaks PHP. Dan jika berada di luar pembatas, maka tidak akan diproses oleh PHP (meskipun teks PHP ini masih mengendalikan struktur yang dijelaskan dalam kode PHP. Pembatas yang paling umum adalah "<?php" untuk membuka dan "?>" Untuk menutup kode PHP. Tujuan dari pembatas-pembatas tersebut adalah sebagai pemisah kode PHP dari kode di luar PHP, seperti HTML dan Javascript.

Variabel
Variabel diawali dengan simbol dolar $. Pada versi PHP 5 diperkenalkan sebuah jenis isyarat baru yang dapat memungkinkan fungsi untuk memaksa menjadi parameter objek dari class tertentu, array, atau fungsi. Akan tetapi, jenis petunjuk ini tidak dapat digunakan dengan jenis skalar seperti angka atau string. Contoh variabel dapat ditulis sebagai $nama_varabel.

Penulisan fungsi atau penamaan kelas, dan nama variabel adalah sensitif terhadap huruf besar (Kapital) dan juga huruf kecil . Tanda kutip ganda ("") yang terdapat pada string berfungsi untuk memberikan kemampuan yang berguna untuk menerapkan interpolasi nilai variabel ke dalam string PHP. Dimana PHP dapat menerjemahkan baris menjadi spasi, serta pernyataan harus diakhiri dengan titik koma (;).

Komentar
PHP memiliki 3 jenis sintaks sebagai komentar pada kode yaitu tanda blok / * * / , komentar 2 baris // Serta tanda pagar # yang digunakan untuk membuat komentar satu baris dan juga untuk membuat sebuah catatan pada kode PHP yang nantinya tidak akan diterjemahkan ke program.

Fungsi
Beratus-beratus fungsi yang telah disediakan oleh PHP dan juga ribuan lainnya yang tersedia melalui bermacam ekstensi tambahan. Fungsi-fungsi ini kemudian didokumentasikan dalam dokumentasi PHP. Dan telah mengalami pengembangan dalam berbagai tingkat, saat ini sudah memiliki berbagai konvensi penamaan. Seperti Sintaks fungsi di bawah ini:

 function tampilkan($data="") // Mendefenisikan fungsi, "tampilkan" berarti nama sebuah fungsi  
 { //Diapit oleh tanda kurung kurawal  
   if($data) return $data; else return 'Tidak ada data'; // Melakukan proses pengolahan data, contohnya melalui kondisi  
 }  
 echo tampilkan("isi halaman") // Menjalankan fungsi  


Contoh program

Membuat Sebuah Halaman Web PHP

Sebuah Halaman web yang ditulis menggunakan Bahasa Pemograman PHP adalah sebagai berikut:

 <?php  
   echo "Halo Kode PHP";  
 ?>  


Program bilangan Fibonacci

Dan berikut ini merupakan contoh program yang relatif lebih kompleks yang ditulis dengan menggunakan kode PHP. Contoh kode dibawah ini adalah kode program yang biasanya digunakan untuk menampilkan dua puluh (20)  bilangan pertama dari deret bilangan Fibonacci yang mana telah memiliki beberapa sintax atau variable seperti function dan itu merupakan bagian dari javascript.

 <?php  
 function fibonacci_seq( $panjang ) {  
   for( $l = array(0,1), $i = 2, $x = 0; $i < $panjang; $i++ )  
     $l[] = $l[$x++] + $l[$x];  
   return $l;  
 }  
 fibonacci_seq(20);  
 // Angka "20" dapat diganti sesuai keinginan  
 ?>  

Kelebihan PHP Dari Bahasa Pemrograman Lain

Ada beberapa kelebihan PHP dari bahasa pemrograman web, antara lain:
  1. Bahasa pemrograman PHP merupakan sebuah bahasa skrip yang tidak melakukan sebuah kompilasi pada proses penggunaannya.
  2. Web Server yang mendukung PHP dapat ditemukan di mana saja dari mulai apache, Lighttpd, IIS hingga Xitami dengan konfigurasi yang relatif mudah.
  3. Dalam sisi pengembangan juga lebih mudah, karena banyaknya milis-milis dan juga developer yang siap membantu dalam pengembangannya.
  4. Dari sisi pemahamanan, PHP adalah bahasa scripting yang paling mudah karena memiliki referensi yang banyak.
  5. PHP juga merupakan bahasa pemrograman open source yang dapat dipakai di berbagai mesin seperti (Linux, Unix, Macintosh, Windows) dan dapat pula dijalankan secara runtime melalui console serta mampu menjalankan perintah-perintah system.
Tipe data

PHP memiliki 8 tipe data, yaitu:
  1. Boolean
  2. Integer
  3. Float/ Double
  4. String
  5. Array
  6. Object
  7. Resource
  8. NULL
Demikianlah artikel saya kali ini yang membahas tentang sejarah dan sintaks dasar PHP, serta Kelebihan PHP, dan Tipe Data PHP. Semoga artikel ini dapat membantu teman-teman untuk lebih dalam mengenal kode-kode yang terdapat pada bahasa pemrograman PHP.

Baca Juga : Download Program PHP Sistem Informasi Pendaftaran Online Sekolah Dasar (SD) - PSB Online

Berkomentarlah dengan baik.
Dilarang meninggalkan link hidup dan mengandung kata-kata yang kasar.
EmoticonEmoticon